MATERI 11 Konsep Aset Tetap

MATERI 11

Konsep Aset Tetap

 

Aset tetap adalah aset berujud yang digunakan dalam operasi perusahaan dan tidak dimaksudkan untuk dijual dalam rangka kegiatan normal perusahaan.

Karakteristik aset tetap sebagai berikut:

  1. Dimiliki perusahaan untuk digunakan (bukan barang dagangan)
  2. Dimiliki untuk digunakan dalam operasi perusahaan yang utama (bukan investasi jangka panjang)
  3. Dimiliki untuk digunakan dalam jangka waktu lebih dari satu siklus operasi perusahaan (bukan perlengkapan)
  4. Memiliki nilai yang relatif tinggi

 

Klasifikasi Aset Tetap

Umumnya aset tetap dibagi dalam empat kelompok, yaitu:

  1. Tanah, seperti tanah yang digunakan sebagai tempat berdirinya gedung perusahaan.
  2. Perbaikan Tanah, seperti jalan diseputar lokasi perusahaan yang dibangun perusahaan, tempat parkir, pagar, dan saluran air bawah tanah.
  3. Gedung, seperti gedung yang digunakan untuk kantor, toko, pabrik, dan gudang.
  4. Peralatan, seperti peralatan kantor, peralatan pabrik, mesin-mesin, kendaraan, dan meubel.

 

 

 

Pengeluaran-Pengeluaran Modal Dan Pendapatan

Perlakuan akuntansi terhadap pengeluaran-pengeluaran yang berhubungan dengan perolehan dan penggunaan aset tetap dapat dibagi menjadi dua, yaitu:

ü  Capital expenditure/pengeluaran modal

Merupakan pengeluaran-pengeluaran untuk memperoleh suatu manfaat yang akan dirasakan lebih dari satu periode akuntansi dan akan dicatat dalam rekening aset (dikapitalisasi).

ü  Revenue expenditure/pengeluaran pendapatan

Merupakan pengeluaran-pengeluaran untuk memperoleh suatu manfaat yang hanya dirasakan dalam periode akuntansi yang bersangkutan dan dicatat dalam rekening biaya.

 

Prinsip Penilaian Aset Tetap Berujud

Aset Tetap dinyatakan sebesar nilai buku yaitu harga perolehan aset tetap tersebut dikurangi dengan akumulasi penyusutannya

 

ü  Harga perolehan (acquisition cost) aset tetap meliputi jumlah uang yang dikeluarkan atau utang yang timbul untuk memperoleh aset tetap tersebut.

ü  Nilai buku aset tetap adalah harga perolehan aset tetap dikurangi dengan akumulasi depresiasi/deplesi aset tetap tersebut

 

Aset tetap yang dapat diganti dengan aset sejenis, penyusutannya disebut depresiasi. Penyusutan sumber alam disebut deplesi, sedangkan penyusutan aset tidak berwujud disebut amortisasi.

 

Cara-Cara Perolehan Aset Tetap

  1. Pembelian Tunai
  2. Pembelian Angsuran
  3. Ditukar dengan Surat-surat Berharga
  4. Ditukar dengan Aset Tetap yang Lain
  1. Pertukaran aset tetap yang tidak sejenis
  2. Pertukaran aset tetap yang sejenis
  1. Diperoleh dari Hadiah/Donasi
  2. Aset yang Dibuat Sendiri

 

Harga Perolehan Aset Tetap Berujud

Aset tetap berujud, termasuk:

  1. Tanah
  2. Bangunan/Gedung
  3. Mesin dan Alat-alat
  4. Alat-alat Kerja
  5. Pattern dan Dies/Cetakan
  6. Perabot/Mebelair dan Alat-alat Kantor
  7. Kendaraan
  8. Tempat Barang yang Dapat Dikembalikan/Returnable Container

 

Biaya-Biaya Selama Masa Penggunaan Aset Tetap

  1. Reparasi dan Pemeliharaan
  2. Penggantian
  3. Perbaikan/betterment/improvement
  4. Penambahan
  5. Penyusunan Kembali Aset Tetap/Rearrangement

 

Pemberhentian Aset Tetap

Aset tetap bisa dihentikan penggunaannya dengan cara:

  1. Dijual,
  2. Ditukarkan, atau
  3. Rusak

 

Pada saat aset tetap diberhentikan dari pemakaian

  1. semua rekening yang berhubungan dengan aset tetap tersebut dihapuskan
  2. apabila aset tetap tersebut dijual, maka selisih harga jual dengan nilai buku atau residu dicatat sebagai laba atau rugi.

 

 

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s