INFORMASI DALAM PRAKTIK

Resume Sistem informasi Manajemen

Nama                          : Mujiharto Panga

NIM                            : 921 411 144

Kelas/Semster            : D/IV

Jurusan                      : Akuntansi/ S1/FEB/ Universitas Negeri Gorontalo

Judul Materi  : Informasi Dalam Praktik

 

INFORMASI DALAM PRAKTIK

A. System Pemrosesan Transaksi

Adalah system informasi yang mengumpulkan data yang menguraikan aktivitas perusahaan, mengubah data menjadi informasi, dan menyediakan informasi tersebut bagi para pengguna yang terdapat dalam maupun di luar perusahaan. Ini merupakan aplikasi bisnis pertama yang di pasang pada computer ketika mereka pertama kali memperkenalkan pada tahun 1950 an. Istilah pemrosesan data elektronik(electronic data processing-EDP) dan system informasi akuntansi juga di pergunakan namun saat ini kurang popular.

Informasi yang mengalir ke lingkungan juga memiliki arti penting. System pemrosesan transaksi adalah satu-satu nya system informasi yang memiliki tanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan informasi diluar perusahaan. System informasi transaksi memiliki tanggung jawab untuk memberikan informasi kepada setiap unsure lingkungan selain pesaing. Sebagai contoh, system pemrosesan transaksi memberikan faktur dan laporan saldo kepada pelanggan,pesanan pembelian kepada pemasok, dan data dalam laporan keuangan tahunan kepada para pemegang saham dan pemilik.

Salah satu contoh yang baik dari system informasi pemrosesan transaksi adalah system yang di gunakan oleh perusahaan-perusahaan distribusi-perusahaan yang mendistribusikan produk atau jasa kepada para pelanggannya.  Kita akan menyebut seperti ini sebagai suatu system distribusi. Ketika kita mempelajari system ini, akan lebih mudah jika membayangkan perusahaan yang berorientasi pada produk, seperti produsen,distributor, atau pedagang enceran. Selain itu, system distribusi juga dapat di temukan pada organisasi-organisasi jasa seperti United Way dan Rumah sakit serta pada badan pemerintahan seperti militer dan perpajakan. Semua organisasi, dalam satu bentuk lainya, bergerak dlam bidang bisnis distribusi.

 

Sistem pemrosesan transaksi

Unsur-unsur input, transformasi, dan output dari sistem fisik perusahaan. Data di kumpulkan dari sistem fisik lingkungan, kemudian di masukkan ke basis data,peranti lunak  pemrosesan transaksi mengubah data menjadi informasi bagi manajemen perusahaan dan bagi individu serta organisasi di dalam lingkungan perusahaan.

 

B.Tinjauan system
            Sistem distribusi adalah sebuah TPS digunakan oleh perusahaan distribusi. Perusahaan Distribusi mendistribusikan produk atau layanan kepada pelanggan mereka.

 

1. Subsistem Utama dalam Sistem Distribusi

Sistem untuk memenuhi pesanan pelanggan

ü  Sistem Entri Pesanan(order entry system)  memasukkan pesanan pelanggan ke dalam sistem .

ü  Sistem Persediaan(inventory system) memelihara catatan persediaan.

ü  Sistem Penagihan(billing system) membuat faktur pelanggan

ü  Sistem Piutang Dagang(Account receivable system) penagihan uang dari pelanggan.

Sistem yang memesan persediaan pengganti

  • Sistem Pembelian(Purchasing system) menerbitkan pesanan pembelian kepada pemasok untuk persediaan yang dibutuhkan.
  • Sistem Penerimaan(Receiving system) menerima persediaan.
  • Sistem Utang Dagang(Account Payable system) melakukan pembayaran

Sistem yang menjalankan proses Buku Besar

ü  Sistem Buku Besar(General Ledger System) adalah sistem akuntansi yang menggabungkan data dari sistem-sistem akuntansi yang lain dengan tujuan untuk menyajikan gambaran keuangan perusahaan secara gabungan.

ü  Buku Besar(General Ledger) adalah file yang memuat data akuntansi yang telah digabungkan

ü  Sistem Memperbaharui buku besar(Updated general ledger system) membukukan catatan-catatan yang mendeskripsikan berbagai tindakan dan transaksi ke dalam buku besar

ü  Sistem Pembuatan laporan Manajemen(Prepare Management report system) menggunakan isi buku besar untuk pembuatan neraca dan laporan laba rugi serta laporan lainnya.

 

C. Menempatkan system pemrosesan dalam  perspektif
            Sistem ini mengambil bentuk basis data yang mendokumentasikan semua hal yang penting dilakukan oleh perusahaan dalam menjalankan operasinya dan berinteraksi dengan lingkungan

 

D. System informasi organisasi
            Sistem Informasi organisasi dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan akan informasi yang berhubungan dengan bagian-bagian tertentu organisasi, Marketing information system (MKIS) memberikan informasi yang berhubungan dengan aktivitas pemasaran perusahaan, Terdiri atas kombinasi antara subsistem input dan output yang terhubung oleh basis data.

ü  Output subsystems menyediakan informasi mengenai unsur-unsur penting dalam marketing mix

ü  Marketing mixterdiri dari 4 bahan utama yang di kelola oleh management untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan profit

ü  Subsistem produkmenyediakan informasi mengenai produk perusahaan.

ü  Subsistem lokasimenyediakan informasi mengenai jaringan distribusi perusahaan.

ü  Subsistem promosimenyediakan informasi mengenai iklan dan aktivitas penjualan pribadi perusahaan.

ü  Subsistem Hargamenolong menager untuk membuat keputusan harga

ü  Subsitem bauranterintegrasi yang memungkinkan manager mengembangkan strategi yang mempertimbangkan pengaruh gabungan dari unsur-unsur di atas.

 

Database dipopulasikan dengan data yang berasal dari tiga input subsistem.

Sistem pemrosesan transaksi(TPS)mengumpulkan data dari sumber-sumber internal dan lingkungan lalu memasukkan ke dalam database.

Subsistem riset pemasaran(Marketing research subsystem)mengumpulkan data internal dan lingkungan dengan melakukan studi khusus.

Subsistem intelegensi pemasaran(Marketing intelligence subsystem)mengumpulkan data lingkungan yang berfungsi untuk menjaga manajemen tetap terinformasi mengenai aktifitas para pesaing dan pelanggan perusahaan dan unsur-unsur lain yang dapat mempengaruhi operasional perusahaan.

 

Sistem informasi organisasi meliputi :

 

  • Area-area bisnis perusahaan-keuangan.
  • Sumber daya manusia.
  • Layanan informasi.
  • Manufaktur.

 

Pemasaran-menggunakan basis data yang diproduksi oleh sistem pemrosesan transaksi.

  1. Sistem informasi pemasaranmemberikan informasi yang berhubungan dengan aktivitas pemasaran perusahaan.
  2. Sistem informasi manufaktur yaitu memberikan informasi kepada seluruh manajer perusahaan yang berkaitan dengan operasi manufaktur .
  3. Sistem informasi SDMyaitu memberikan informasi kepada seluruh manajer perusahaan yang berkaitan dengan sumber daya manusia perusahaan.
  4. Sistem informasi keuanganyaitu memberikan informasi kepada seluruh manajer perusahaan yang berkaitan dengan aktivitas keuangan perusahaan.
  5. Sistem informasi eksekutifadalah  sistem yang memberikan informasi kepada para manajer ditingkat lebih tinggi atas kinerja perusahaan secara keseluruhan.

 

 

 

E. Manajemen hubungan dengan pelanggan

Adalah manajemen hubungan antara perusahaan dengan pelanggan sehingga baik perusahaan maupun pelanggannya akan menerima nilai maksimum dari hubungan ini.

ü  Customer relationship management (CRM) adalah manajemen hubungan antara perusahaan dengan pelanggannya sehingga antara perusahaan dan pelanggannya akan menerima nilai max dari hubungan ini

ü  CRM system akan mengakumulasi data untuk jangka panjang – 5 tahun, 10 tahun atau lebih & menggunakan data tersebut memberikan data kepada para pengguna

 

F. Data warehousing
Data Warehouse menjelaskan penyimpanan data yang memiliku karakteristik sbb:

  1. Kapasitas penyimpanan yang sangat besar
  2. Data diakumulasi dengan menambahkan record baru, bukannya dijaga tetap paling mutakhir dengan memperbarui record yang sudah ada dengan informasi baru.
  3. Data dapat diambil dengan mudah
  4. Data sepenuhnya digunakan untuk pengambilan keputusan, tidak digunakan dalam operasional perusahaan sehari-hari

ü  Data mart adalah sebuah database yang berisi data yang hanya menguraikan satu segmen dari operasi perusahaan.

ü  Data warehousing adalah pembuatan & penggunaan dari data warehouse atau data mart

ü  Sumber-sumber data yang utama adalah TPS, ketika data diidentifikasi memiliki nilai potensial dalam pengambilan keputusan

ü  Staging area adalah tempat dimana data menjalani ekstraksi, transformasi, dan pemuatan.

ü  Ekstraksi menggabungkan data dari berbagai macam sumber.

ü  Transformasimembersihan data, menempatkan dalam format yang terstandard dan membuat ringkasan. Data disimpan dalam bentuk detail & ringkasan

ü  Loadingmelibatkan entri data ke dalam tempat penyimpanan data warehouse.

ü  Metadata“Data tentang data” Data yang menjelaskan data dalam tempat penyimpanan data. Melacak data ketika ia beredar di sepanjang sistem data warehouse.

 

G. Penyimpanan data warehousing

Dimension tables data pengidentifikasi & data deskriptif,  menjadi basis untuk melihat data dari berbagai sudut pandang atau dimensi

Fact Tables (Table fakta) berisi ukuran-ukuran kuantitatif sebuah entitas.

1         Digabungkan dengan table dimensi, berbagai analisa dapat dibuat

2         Pengguna dapat meminta informasi yang melibatkan semua kombinasi dari dimensi dan fakta.

Paket informasi (Information Package) mengidentifikasi semua dimensi yang akan digunakan dalam analisa suatu aktivitas tertentu.
Skema Bintang (Star Schema) – untuk setiap dimensi, akan ada satu kunci yang mengidentifikasikan dimensi dan menciptakan hubungan ke paket informasi dimana hasilnya memiliki kemiripan dengan pola bintang. Tempat penyimpanan data warehouse terdiri atas beberapa skema bintang, dengan satu skema untuk setiap jenis aktivitas yang dianalisa.

 

H. Penyampaian informasi

  • Drill down-proses melakukan navigasi ke bawah melalui tingkatan-tingkatan rincian
  • Roll up-memungkinkan pengguna memulai dengan tampilan terinci dan kemudian meringkas rincian-rincian tersebut menjadi tingkat yang lebih tinggi.
  • Drill across-dengan cepat bergerak dari satu hirarki data ke hirarki yang lainnya.
  • Drill through-berangkat dari tingkat ringkasan ke tingkat terendah data yang terinci.
     

 

I. OLAP
            On-line analytical processing (OLAP) memungkinkan pengguna untuk berkomunikasi dengan data warehouse melalui sebuah GUI atau sebuah web interface & dengan cepat menghasilkan informasi dalam berbagai bentuk termasuk grafik.

Relational OLAP (ROLAP) menggunakan sebuah relational database management system standar.

  1. ROLAP memiliki bentuk terinci
  2. Analisa harus dilakukan untuk menghasilkan ringkasan.

 

Multidimensional OLAP (MOLAP) menggunakan multidimensional database management system khusus.

a)        MOLAP data diproses terdahulu untuk menghasilkan ringkasan pada berbagai tingkat rincian dan disusun menurut berbagai dimensi.

b)        Kemampuan meringkas dengan cepat, dapat menggunakan banyak dimensi – 10 atau lebih.

 

J. Data mining

  • Data mining adalah proses menemukan hubungan dalam data yang tidak diketahui pengguna.
  • Hypothesis verification dimulai dengan hipotesis pengguna mengenai bagaimana data saling terhubung.
  • Proses pengambilan akan dipandu sepenuhnya oleh pengguna
  • Informasi yang terpilih tidak akan dapat lebih baik dari pemahaman pengguna akan data.
  • Cara tradisional untuk melakukan query atas suatu database.
  • Knowledge discovery sistem data warehouse menganalisa tempat penyimpanan data warehouse, mencari kelompok-kelompok dengan karakteristik yang sama.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s